Thursday, December 21, 2017

Trauma Tertunda

No comments :
Tema Diskusi      : TRAUMA TERTUNDA
Tanggal Diskusi  : 12 Desember 2017, Pukul 15.00-17.00 WIB
Narasumber        : Gisella T Pratiwi (Psikolog Anak, Yayasan Pulih)
Moderator           : Siwi dan Ola
Notulensi            : Silvia


momod Ola
Halo ibu2 bapak2 semua...
Pasti udah nunggu2 materi yaah?
Saya akan posting materi untuk diskusi malam ini.

MATERI DISKUSI


Dampak kekerasan terhadap anak

Kekerasan terhadap anak adalah segala tindakan yang menyakiti anak secara fisik, emosional, seksual, yang bisa dilakukan dalam beragam konteks sosial, dalam konteks tanggungjawab dan kuasa.

Dampak dari kekerasan pada anak mengenai seluruh aspek perkembangan anak, mulai dari fisik/biologis, pola pikir, emosi/perasaan, perilaku. Bahkan dampak bisa dialami lingkungan sekitarnya terutama orang2 yg dekat dengan anak.

Secara psikologis, perisitwa kekerasan termasuk peristiwa traumatik. Dampak dan respon thd peristiwa traumatik berbeda2 dari satu anak dg anak lainnya. Dampak bs bersifat langsung dan bisa bersifat tertunda. Jika dampak tidak ditangani secara tepat tentu akan mempengaruhi perkembangan anak selanjutnya bahkan sampai anak dewasa.

Dampak tertunda pada anak mungkin terjadi karena anak masih memiliki pemahaman yang terbatas akan pengalamannya dan mungkin mengalami trauma mendalam sehingga tdk dapat secara langsung memproses secara logis dan mengungkapkan secara verbal.

Maka penting bagi orang tua dan masyarakat memiliki sikap yang tepat kepada anak korban kekerasan. Tips nya :
- dengarkan dan beri kesempatan anak bercerita atau mengekspresikan pengalamannya
- pastikan anak aman dari pelaku kekerasan. Lindungi anak dari kondisi kekerasan agar tdk berulang.
- cari tau mengenai layanan yang dibutuhkan oleh anak akibat dampak kekerasan yg dialami (bisa secara psikologis, hukum, medis, dsb)
- pastikan anak memiliki sumber rasa aman yang stabil utk membantunya pulih

Salam
Gisella T Pratiwi (Psikolog Anak, Yayasan Pulih)

TENTANG NARSUM

Gisella Pratiwi S.Psi, M.Psi, Psikolog
Seorang psikolog klinis anak yang berpraktek di yayasan pulih, jakarta.

momod Siwi
Malaaam semuaaa. Perkenalkan saya Siwi yang akan menemani temen2 semua belajar malam ini bareng mba Gisela
Yang sering ikut ODnya DEK semoga ga boseen ya
momod Siwi
Alhamdulillah, sdh pukul 20.00 kita sapa mba Gisela yuk

Selamat malam mba Gisela ...apakabar?

Mba Gisela
Selamat malam semua... maaf telat 5 menit.... 😊

momod Siwi
Malam mba...gimana kabarnya nich?

Mba Gisela

Baik mbak Siwi....

momod Siwi
Sebelum mulai adakah kata pembukanya mba?

momod Gisela
Saya rasa cukup dengan materi yang sudah diberikan di atas ya....

momod Siwi
Baik. Kita langsung ke pertanyaan ya mba kalau gitu.

Oiya tlg tidak ada interupsi dulu ya selama OD. Nanti penanya akan saya beri satu kali kesempatan u Menanggapi. Jika pertanyaan yang masuk sdh terjawab semua dan masih ada waktu...kami ijinkan u diskusi Bebas. Terima kasih


SESI TANYA JAWAB

1. F**- Bogor

Jika anak mengalami masa2 golden age nya sering kena marah oleh ortunya.
Tp org tuanya sudah menyadarinya, dan berusaha tidak marah2 lagi.
Bagaimana menyikapi agar anak tidak trauma atau membekas lagi hal tersebut? Seperti nya permintaan maaf pada anak saja tidak cukup y.

Terima kasih atas jawabannya

Mba Gisela
jika orangtua sudah menyadari,sebaiknya diikuti dengan perubahan sikap pengasuhan yang menyeluruh agar anak mengalami benar dan menjalin trust/rasa percaya serta rasa aman secara emosional dengan orangtua. jika ini dilakukan dengn tulus, sensitif akan respon emosi anak, dilakukan konsisten dan sesuai dengan tugas/masa perkembangan anak maka akan membantu anak pulih dari memori yang tidak mengenakkan itu.

Tanggapan
Tapi bagaimana jika pada diri anak sudah tumbuh rasa mistrust, apakah perubahan sikap dan pola asuh akan memengaruhi semuanya?

Mba Gisela
jika dilakukan dengan konsisten dan tulus serta sabar, saya rasa bisa. terutama jika usia anak masih muda... sehingga kondisi psikologis anak masih lentur. tentu harus diperhatikan juga faktor lainnnya selain keluarga, adakah sumber stressor lain yang mgkin mempengaruhi rasa trust anak

2. IMS, bandung

Yang ingin saya tanyakan, bagaimana cara rehabilitasi sosial terhadap anak korban kekerasan? Karena kecenderungannya anak akan menyimpan beban yang cukup berat dan akan menjadi korban bully ketika orang lain tau mengenai masalahnya

Mba Gisela
Betul sekali bahwa dukungan lingkungan sosial memang amat mempengaruhi proses pemulihan dari anak korban kekerasan. pemulihan memang sebaiknya menyasar pada level individu anak itu sendiri, didukung oleh caregiver/pengasuh utama si anak yang memastikan bahwa lingkungannya kondusif untuk pemulihan. termasuk mengedukasi lingkungan sekitar untuk menciptakan lingkungan yang memberikan rasa aman kepada si anak. Silakan kalo ada tanggapan

Tanggapan
Lalu apakah pemulihan psikis anak korban kekerasan bisa dilakukan dengan cepat? Maksudnya apakah ketika masih dalam fase anak?
Karena ada kecenderungan trauma dibawa sampai fase kehidupan selanjutnya dan akan berpengaruh kepada mental dan kepribadiannya kelak. Contohnya saja, saya pernah menangani satu masalah, seorang anak yg sekarang memiliki orientasi seksual kepada sesama jenis karena dulunya sering dipukul dan disakiti oleh ayahnya. Trauma itu terbawa sehingga dia mengatakan bahwa laki-laki itu kejam..

Dan mungkinkah ketika rehabilitasi sosial ini gagal, akan menular kepada orang lain. Karena ada kejadian jika saat ini dia seorang pelaku kekerasan terhadap anak, maka masa lampaunya dia merupakan korban kekerasan juga..

Mba Gisela
Pemulihan psikis korban kekerasan akan sangat beragam durasi waktunya. Jika proses pemulihan tdk tuntas Krn beragam faktor bisa saja terbawa sampai dewasa. Dan mmg bisa saja berpengaruh ke orientasi seksual nya.

Tentang orientasi seksual sebenarnya suatu pembahasan tersendiri.

Lalu yg dimaksud rehabilitasi sosial disini yg mana ya ?

Jika dimaksudkan yg menular itu orientasi seksual , yg saya pahami orientasi seksual tdk menular. Bahkan orientasi seksual kepada sesama jenis bukanlah penyakit dan bukan gangguan jiwa jika melihat secara diagnosis klinis.
Namun memang ditemukan dlm penelitian bahwa pelaku kekerasan banyak yg merupakan korban ketika masa lalu. Namun yg harus diingat kita semua ketika seorang anak mjd korban, tidak otomatis atau tidak saklek dia menjadi pelaku. Semua korban memiliki kesempatan yg baik utk pulih. Dan sangat membutuhkan dukungan lingkungan sosialnya. Justru kalo kita berpikiran negatif dan mencap dia akan jadi pelaku maka mgkin sekali malah berperan dlm semakin membuat dia terjerumus dan sulit membangun perilaku yg baik....

3. A, solo
Saat ini saya br mengalami saat yg sgt luar biasa...sy proses cerai dgn suami.....sy py anak 2 kls 3 dan 4.....klo yg kecil blg gpp.....ibu cerai krn bpk jg ga mo plg tp klo yg besar blg tidak trima titik....saya mau tanya apa dampak cerai bg anak yg besar saya.

Mba Gisela
Ibu A, memang perceraian bukanlah proses yang mudah bagi pasangan suami istri dan juga bagi anak-anak. karena mereka ada pada posisi yang sulit. yang harus disampaikan pesan penting kepada anak2 bahwa anak-anak bukanlah penyebab perceraian. usahakan sebisa mungkin mempertahankan rutinitas harian dan diskusikakn benar2 dengan baik mengenai pengaturan co-parenting (pengasuhan bersama) dengan mantan suami. hall ini memang tidak mudah tapi ini akan membantu anak2 melewati masa sulit ini. dampaknya bisa beragam Bu, tergantung bagaimana karakteristik serta pengalaman konflik yang dialami dalam keluarga.

4. Ibu M, depok

Mau bertanya. Yang saya amati, trauma tertunda ini akan terbawa sampai dewasa dan di alam bawah sadar, si yang trauma ini malah jadi pelaku pemberi trauma, baik ke anaknya melalui gaya pengasuhan (bisa disebut innerchild ga ya?) maupun terhadap orang lain (biasanya perilaku seksual).
Bagaimana langkah efektif untuk memutus lingkaran setan tersebut? bisakah dengan self healing? atau perlu bantuan psikolog?

Mba Gisela
Pemulihan trauma memang sangat penting karena mencegah lingkaran kekerasan terjadi lagi di kemudian hari dan juga agar meningkatkan kesejahteran mental si korban/penyintas. Penyintas adl kata lain dari survivor. cara memutus lingkaran kekerasan memang bisa dilakukan dengan beragam cara. mulai dari pemulihan trauma pada penyintas, edukasi lingkungan sekitar, terutama pengasuh atau orang terpenting bagi si penyintas untuk mendukung proses pemulihan si penyintas serta edukasi lingkungan yg lebihi luas. pemulihan trauma bisa secara alami dan bisa membutuhkan bantuan profesional. pemulihan yang alami bisa terjadi jika si penyintas memiliki pihak yang bisa diandalkan untuk menciptakan rasa aman secara emosional dan mendukung perkembangan serta proses pemulihan si penyintas. jika hal ini tersedia maka mungkin trauma bisa perlahan dipulihkan. prosesnya tentu berbeda satu penyintas dengan penyintas lain. namun jika respon traumatis berkembang menjadi gangguan yang lebih kompleks dan mengganggu si penyintas, tentu sebaiknya mencari bantuan profesional yang memang memiliki spesialisasi utk trauma healing.silahkan tanggapannya

5. Ummu S, Yogyakarta
Saya mau tanya bagaimana caranya agar kita tdk menyisakan trauma pada anak
Kondisi sy ibu 3 balita, terkadang jika sdg repot dan anak2 rewel terutama junior 1, terkadang saya sering bentak, marah dsb...

Dan seminggu ini sy melihat junior 1 saya gaya marahnya seperti saya

Mba Gisela
Ummu S, menjadi Ibu memang memiliki tantangan yang tidak sedikit dan kompleks. saran saya coba kenali diri Ummu, kapan Ummu merasa marah dan lelah sehingga rentan membentak dan memarahi anak2. Jika sudah mengenali diri, kemudian perhitungkan beban tanggung jawab keseharian di rumah tangga dan mengurus anak2, serta tuntutan pengasuhan yang berbeda untuk masing2 anak sesuai usia perkembangannya. jika sudah memetakan dan mengidentifikasi kondisi Ummu dan tanggungg jawab, coba didiskusikan dengan suami apa yang solusi managemen/pengelolaan rumah tangga yang bisa dilakukan agar semua kebutuhan perekembangan anak serta kebutuhan rumah tangga bisa dipenuhi. jika memang Ummu membutuhkan bantuan atau pengaturan2 yg lebih realistis (misal makanan bisa catering, membersihkan rumah beberapa hari sekali, mencuci baju dengan laundry, mencari asisten rumah tangga sesuai kebutuhan, dsb) maka saya rasa ga ada salahnya dilakukan. Intinya perhatikan juga kesejahteraan kesehatan mental diri Ummu agar bisa lebih optimal untuk mengasuh anak2 dan jangan lupa libatkan suami dalam pengasuhan dan rumah tangga. semoga bisa terbantu ya Ummu.... silahkan tanggapannya

6. Ibu S, jakarta pusat, ibu 2R

Anak saya R1 masya allah lagi 'sedang2 nya' kata org jawa..terkadang sy ga kuat dgn tingkahnya yg masha allah,,dan terkadang dia sy pukul krn udh ga kuat sm perilakunya,,sebenarbya sy merasa sayalah yg salah,,tp krn terlalu sibuk sm anak2 ( mba di rmhpun gonta ganti krn ga kuat sm raisa) jd sy merasa letih sekali,,saya ingin sekali belajar bagaimana jd ibu yg baik agar anak2 saya mnjadi anak yg berkualitas

Mohon pencerahanya,jika memang perlu sy dtg agar sy bs lbh mengerti bagaimana menangani anak sy yg masha allah pintar

R1 4 th,dan R2 1,5 thn..sy merasa stress banget mba kl ngadepin yg R1,,kl R2 masi ga mba

Mba Gisela
Bu S, memang menantang ya menjadi Ibu dari dua anak balita. saya rasa jawaban saya berkisar seperti yang saya jawab untuk Ummu S di nomor 5 ... bahwa sebaiknya Ibu mencoba mengenali dan mengelola diri Ibu terlebih dahulu... lalu bisa mencari cara pengasuhan yang tepat utk anak-anak Ibu yang memang sedang berkembang. pada umumnya pengasuhan yang sehat adalah pengasuhan yang dapat memberikan batasan, kesempatan untuk mengekspresikan dirinya serta ruang diskusi yang sehat. batasan yang dimaksud berupa peraturan yang konsisten serta spesifik dan jelas kepada anak. selain harus sesuai dengan usia perkembangan anak. terbukalah berkomunikasi dan berdiskusi dengan anak serta tetap berikan kedekatan emosional kepada anak. jika Ibu masih merasa kesulitan jangan segan mengakses layanan konseling kepada psikolog anak. silahkan tanggapannya

Tanggapan
Sepertinya memang harus ke konseling,mungkin ada referensi bunda? Krn sy ketakutan yg berlebih takit ank sy knp2, krn ank2 aktif semua

Mba Gisela
ya Bunda silahkan bisa mengakses konseling ke psikolog anak yang sesuai dengan pilihan Bunda. kalau mau dengan kami di Yayasan Pulih bisa mengakses ke 021 78842580 atau 081283481128 utk didata dan dibuatkan janji terlebih dahulu

7. Ibu T dari Bogor.
Selama ini anak selalu dijaga sekali agar jauh dari bahaya, bahkan sampai dimarahi.
Akibatnya anak menjadi takut dalam mencoba sesuatu. Contoh : tidak berani main perosotan, ayunan, dan panjatan. Selama di TK lebih memilih memperhatikan temannya.
Pengaruh lainnya, dia tidak mau belajar baca yang dianggap gak bisa.  Selalu bila merasa sulit, langsung bilang tidak bisa dan menyerah.
Bagaimana cara membangun kembali rasa percaya diri anak agar berani mencoba? 
Sekarang anak saya 6 tahun.

Terima Kasih sebelumnya.. 💐😍

Mba Gisela
Ibu T, coba ajak anak untuk beraktivitas bersama pada kegiatan2 yg baru dan bersifat eksploratif. Ibu dan suami sebaiknya ikut serta dalam kegiatan itu. misal, bermain bersama di taman, membuat beragam eksperimen di rumah menggunakan peralatan sederhana, atau sekedar bermain mainan favorit si kecil. dalam keseharian juga Orangtua bisa mempraktekkan sikap tidak cepat menyalahkan dan berani mencoba. Jika aktiitas seperti ini sudah dicoba, carilah waktu bersama untuk membahas aktivitas yang baru dilakukan. misalnya, dengan mengekspresikan perasaan ibu : wah tadi Ibu merasa agak cemas ketika cat lukisnya mengenai baju Ibu yang berwarna putih, karena Ibu tadi lupa meemakai celemek, tapi ibu pikir2 lagi ga apa deh yang penting ibu senang bisa melukis dengan kamu. Dan juga menggali perasaan dan dinamika yang dialami anak : kalo kamu gimana tadi waktu mencoba naik ke panjatan yang tinggi itu? Ibu sedikit cemas melihat kamu tapi Ibu yakin kamu pasti bisa. berikan kesempatan anak mengekspresikakn perasaannya, meyakinkan bahwa ia bisa mencoba nya lain kali jika gagall, yakinkan bahwa Ibu tetap sayang dia meski dia belum berhasil. silakan tanggapannya

Tanggapan
Hal yang agak sulit adalah dalam mengubah kebiasaan saya berekspresi.  Suka latah menyalahkan atau melarang 😰

Mba Gisela
Bu T, jika ada kemauan pasti bisa dicari cara yang yang cocok untuk Ibu memperbaiki diri lebih oke lagi. jika memang usaha sendiri belum berhasil, bisa mencari psikolog untuk konseling atau berbagi kisah dengan shabat yang mgkin bs bersama berdiskusi mencari solusi
jadi memang pengasuhan yang baik ke anak dimulai dari kesadaran kita akan diri kita sendiri

8. Bunda I. Sidoarjo


Mohon pencerahan, tentang :
* Bagaimanakah cara mengatasi/memulihkan anak yg tiba2 jadi pendiam & tertutup?

* Apa yg mestinya kita lakukan spy dia mau cerita ttg apa yg dialaminya? Spy kita bisa mbantunya kluar dr trauma/entah apa yg mbuatnya jadi pendiam & tertutup.

Terimakasih

Mba Gisela
Bunda I, memang perubahan pada anak harus segera ditanggapi. carilah waktu yang nyaman dengan anak sehingga anak merasa nyaman dan tidak terpaksa atau terancam atau merasa disudutkan. pastikan ibu tidak panik dan memaksa anak. katakan kepada anak bahwa Ibu sangat peduli pada kondisinya dan perlu memahami apa kondisi yang dihadapi anak, karena mungkin ibu bisa membantunya. sampaikan bahwa ada masalah yang bisa dihadapi dan ditangani sendiri namun ada jg masalah yang membutuhjkan bantuan. sesuai penyampaiannya dengan usia anak ya Bu... silahkkan tanggaannya

Tanggapan
Ya terimakasih mmba Gisela
Saya menangkap dr penjelasan tsb bhw pertama yg harus kita berikan perasan nyaman, aman dgn kita, mungkin sambil ikut main dgnnya begitu ya..shg dia dengan sendirinya mau cerita..apa yg dialami, yg mbuatnya terdiam/mnutup diri
Intinya sudah saya pahami

Terimakasih ya😊

Mba Gisela
ya Bunda sama2. sudah betul penangkapan Bunda.... smg bs membantu

9. NN,jakarta

Mbk ank saya mengalami kekerasan dr saya,saya dulu sering mukul,nyubit dan banting ank dikasur,klo dia teriak,nggak mau naruh mainan pada tempatnya,mukul balij ank klo ank saya mukul temennya,dan saya akBan berteriak ke ank saya,klo saya sedang bertengkar sama suami,ank pertama saya sering jd pelampiasan saya mbk,skrg sdh umur 8 thn
Dan sering melamuy,bengong,dan suka acuhkan perintah saya....
Sedangkan rumah tangga saya sedang labil.....
Saya jg dulu korban kekerasan ortu,saya sering kena tonjok bpk atau ibu klo mereka sedang bertengkar

Bgmn solusi utk saya dan anak2 saya?

Mba Gisela
Bu NN, saya paham sangat sulit kondisi Ibu. tapi saya bersyukur Ibu menyadari masalah yang ibu hadapi. saya rasa Ibu perlu sekali segera mengakses konseling untuk permasalahan Ibu serta pemulihan bagi Ibu serta anak2 Ibu. Ibu bisa mengakses layanan konseling dan pemulihan ke Yayasan Pulih (tempat saya bekerja). Ibu bisa menelpon dulu utk didata dan dicarikan jadwal ke nomor sbb : 02178842580 atau bisa via WA : 081283481128 ... semoga ibu bisa segera terbantu ya Bu...

10. N, sleman jogja.
Titip pertanyaan. Gimana menangani trauma tertunda ya... anaknya sekarang sudah dewasa. Dulu anak ini mengalami tekanan secara verbalis misalnya = kamu masih kecil, main ajah. Didukung lingkungan anak ini juga kurang mendukung, misalnya anak ini sudah kelas 4 tapi main sama anak kelas 1. Sehingga dewasanya sekarang menjadi seperti dewasanya tertunda. Masih suka main dengan anak usia di bawahnya. Gimana ya mengatasinya?

Dan anakny menjadi tertutup karena mengalami kejadian yg lain nya.

Mba Gisela
maaf untuk mbak N, ada bbrp hal yg saya perlu penjelasan utk menjawab lbh lanjut... Mbak N, bolehkah dijelaskan tekanan verbal yang dialaminya dan sekarang sudah usia berapa? apa gangguan atau keluhan yang dirasakan? kejadian lain maksudnya gimana?

mungkin jika belum ada penjelasan dari mba N, saya coba jawab sebisanya ya. jika memang ada gangguan yg dialami individu ini, sebaiknya memang mengakses konseling. spy bisa lebih jelas permasalahan dan kondisinya. namun jika dengan karakternya senang bermain dengan anak lbh muda, namun tidak ditemukan masalah dalam hal ini, misal tidak mengganggunya atau mengganggu orangg lain, saya rasa bisa jadi itu adalah mekanisme psikologis yang khas didirinya. akses konseling di yogya bisa ditanyakan ke mba Siwi dkk yang dari Yogya ya.... hehe... kalo saya saran bisa ke universitas sanata dharma dengan mbak Agnes. nomor menyusul....

11. U, Jogja
Bagaimana mengatasi sikap peragu yang muncul dari diri anak sampai ia dewasa? Dan kira2 bisakah hal itu dipengaruhi oleh sikap otoriter orang tua, atau kira-kira apa penyebabnya? Terima kasih

Mba Gisela

sifat peragu bisa saja muncul karena anak kurang merasa percaya diri. bisa saja pola asuh otoriter menyebabkan anak tumbuh dewasa menjadi individu peragu. orangtua yang otoriter biasanya dominan dan seakan selalu tidak mempercayai kemampuan anak. sehingga anak cenderung merasa tidak dipercaya dan diragukan, anak juga cenderung tidak diberikan kesempatan untuk eksplorasi untuk melatiih kepercayaan diri dan kelenturannya untuk mengeksplorasi kemampuan dirinya. orangtua yang otoriter juga cenderung sulit melihat dari sudut pandang anak karena lebih mengutamakan kemauan orangtua. bisa juga sifat peragu ini muncul pada hal-hal yang spesifik karena ada pengalaman traumatis. namun untuk memahami dinamika secara keseluruhan memang sebaiknya melakukakn konseling, jika memang dirasa amat mengganggu.

12. K, Jogja
1. Seberapa besar dampak pertengkaran orangtua terhadap kondisi psikologis anak?
2. Mulai usia berapa anak dapat mengingat kejadian traumatis dalam kehidupannya?
Terimakasih

Mba Gisela
1. Dampak pertengkaran ortu kepada anak berbeda dari satu anak dengan anak lainnya. tergantung pada pola pertengkaran, intensitasnya, karakteristik anak, serta dukungan sosial yang ada di lingkungan keluarga. pola pertengkaran bisa merusak bisa jg membangun. misalnya jika pertengkaran pada akhirnya menjadi konflik berkekerasan atau tidak berkesudahan maka tentu anak belajar bahwa pertengkaran itu identik dengan kekerasan dan ada perasaan2 negatif yang ditangkap dan direkam oleh anak. namun jika pertengkaran itu memiliki solusi akhiran yang win win solution, akan menjadi contoh sehat bagi anak bahwa konflik tidak melulu berakhir kekerasan dan ada manajemen kemarahan yang sehat disitu. meski tentu lebih baik menghindari bertengkar di depan anak.
2. trauma bisa dingat anak dari usia yang sangat muda bahkan sejak  di kandungan.

Tanggapan
Wah sejak dari dalam kandungan bisa ya mba? Lalu untuk penanganan traumanya bagaimana ya untuk anak yg mengalami trauma sejak dari dalam kandungan?

Mba Gisela
dilihat dari gangguan yang dialami mbak... ada proses terapi utk trauma healing yag disesuaikan dengan kasus per kasus

13. S,Riau

Klo ank sering di bentak/d marahin apa dampaknya?tapi klo ga d marahin,ga mau dengar kata2 orang tua.gmn sebaiknya.

Mba Gisela
agar anak memiliki sikap yang baik, memang banyak hal yang dapat dilakukan. namun sangat disasrankan untuk tidak menggunakan cara-cara kekerasan seperti memukul. karena dari penelitian cara dengan kekerasan hanya menyisakan rasa takut dan kepatuhan yang sementara dan bersifat eksternal,  artinya anak tidak benar2 paham mengenai alasannya harus melakukan sesuatu. sebaiknya Ibu menggunakan metode yang biasa disebut disiplin positif dan pengasuhan autoritative atau demokratis. intinya disiplin tanpa kekerasan tapi mengandalkan peraturan yang konsisten, spesifik dan sudah diberikan pemahaman serta diskusi dl dengan anak. pola asuh demokratis memberikan ruang bagi anak berdiskusi, mengekspresikan diri dan mengeksplorasi lingkungannya. silahkan ibu bisa mencari info2 pengasuhan non kekerasan yang saya rasa banyak tersedia baik di buku2 ataupun di internet. untuk saran diskusi lewat email bisa juga via pulihcounseling@gmail.com

14. D, Jonggol

Maaf Bunda mau tanya.. Bagaimana cara mengetahui ciri ciri anak yang pernah mengalami tindakan kekerasan,ataupun tindakan seksual

Mba Gisela
Bu D, ciri-ciri anak penyintas kekerasan biasanya mengalami perubahan dari perilaku, emosi, pola pikirnya. namun memang harus dicek lebih teliti karena perubahan perilaku bisa terjadi tidak hanya karena pengalaman kekerasan tapi jg faktor penyebab lainnya. penyintas kekerasan seksual biasanya menunjukkan perilaku seksual yang tidak wajar bagi perkembangan anak seusianya, misalnya memperagakan aktivitas seksual intim, memperlihatkan kelamin kepada orang lain, memegang bagian privat orang lain, menggosokkan alat kelamin seperti masturbasi, dsb. namun harus diingat dampak sangat beragam pada masing2 penyintas. sehingga sulit utk dikenali secara instan.

15. D - Bekasi

1. Mohon penjelasan mengenai kekerasan emosional,
2. Sejak usia berapa anak bisa mengalami trauma? Dan bagaimana tanda-tanda awal anak yang mengalami traumatik?

Mba Gisela

1. Kekerasan emosional merupakan kekerasan yang bentuknya memang tidak nyata seperti misal fisik. bentuknya bisa berupa kata-kata kasar, sikap meremehkan, membodohi, mengabaikan, meragukan kemampuan anak, dsb. intinya kekerasan ini mengganggu atau menghambat perkembangan emosi anak. ketika mengenali kekerasan salah satu yang penting adalah mengenali pola kekerasan itu. biasanya kekerasan memiliki pola atau sudah berlangsung lama.
2. usia anak merekam trauma bisa sejak sangat muda bahkan dalam kandungan. tanda-tanda trauma awal memang bisa beragam, mulai dari perilaku dan emosi yang bermsalah sampai gangguan perkembangan. yang harus diidentifikasi lebih dulu adalah peristiwa yang  bersifat traumatik pada sejarah kehidupan anak baru bisa dirunut apa dampak spesifiknya

16. R, Pamulang Tangsel


Bagaimana menangani anak korban kekerasan yg sdh dewasa?
maksudnya, jadi korbannya dri kecil, skarang sdh 21 taun.
dri kecil sifatnya keras,ortunya kurang faham,shingga telat menangani.
akibat:gangguan emosi.
skolah n kuliah g tuntas.
kuliah br masuk taun lalu minta cuti staun.
anak laki" pertama.
ayahnya shock.
sampe sakit"an.
qodarulloh mninggal taun lalu,pas anak laki"nya sdg ospek.

suka melakukan kekerasan fisik n lisan trhdp ibu n 2 adik perempuannya.
akhirnya ibunya memilih pergi.krn sdh tak kuat dgn perlakuannya.
tdinya mw dititip k embahnya,tpi ternyata terjadi konflik,dia tinggal sendiri di rumah peninggalan ayahnya.adik"nya gmw lagi tinggal bersamanya....

Mba Gisela
terus terang ini masalah yang cukup kompleks.... mungkin bisa diidentiikasi siapa keluarga atau tetangga yang bisa dia percaya sehingga bisa dibantu untuk mencarikan akses layanan pemulihan dan konseling perubahan perilaku. nanti coba akan diinfokan mengenai layanan yang terjangkau dari domisili tersebut... oiya bagaimana perilaku individu ini apakah merugikan tetangga ?

maksudnya mgkin ada tindakan yang cenderungn melanggar hukum kah?
bagaimana tokoh masyarakat mungkin seperti pak RT yang mgkin bs membanttu?

Tanggapan
tdk ada dr kluarga terdekat atw tetangga yg bs dialog dgnnya.
diajak k konselingpun g mw.
tetangga menilai dia anak manis.
hanya pd kluarga inti dan org yg dia merasa terusik.
orangtuanya sdh berusaha introsfeksi dan sering minta mf.diapun memahami
ktika marahlah emosinya g terkendali

Mba Gisela
o begitu ya.... mungkin tetangga ini yang bisa menolong .... mgkin keluarga perlu meraih layanan konseling dulu sehingga lebih memahami permasalahan
iya sebaiknya anak dan keluarga jg konseling bersama...

yang paling penting, ada pihak yg bs dia percaya dan nyaman

tanggapan
mungkin temannya.
itu sdg minta bantuan pa rt
salahkah sikap yg diambil ibunya??

Mba Gisela

sikap apa ya maksudnya ?
pergi dari rmh?

Tanggapan

pergi dri rmh utk nyelamatin diri n adiknya.
alasan ad pekerjaan jg

Mba Gisela

hem itu memang bisa dipahami keputusan ibu yang putus asa dan utk keselamatan diri, sangat bs dipahami... tapi memang perlu kembali lagi agar keluarga bs saling mendukung, memang sulit ya... rasanya. jangan segan utk meminta pertolongan orang lain ya

Tanggapan
iya,in syaa Alloh
trimakasih banyak,mb Ella...

17. A - Padang

Jadi saya korban kekerasan baik secara fisik dan mental oleh Ayah kandung saya dan saya sdh berpisah sejak kelas 4 SD dengan beliau. Ayah kandung saya suka memukuli saya jika berbuat salah sedikit saja. Saya pny ayah tiri, tetapi ayah tiri saya justru suka meremehkan saya. Ibu jg tidak terlalu dekat dgn saya.

Saya yakini saya sdh memaafkan beliau (ayah kandung). Tapi terkadang di sisi lain saya benci laki-laki dan terkadang saya merasa butuh mrk selalu dekat dgn saya (saya pny bbrp sahabat cowok). Jadi saya bingung dengan kondisi ini. Terkadang saya jg takut utk menikah, Krn saya selalu terbayang bagaimana kalau saya dapat laki2 yg sprt ayah saya. Dan itu sprt membuat trauma terus bagi saya. Sehingga beberapa kali saya selalu berakhir buruk dengan lawan jenis.

Mba Gisela

Halo mbak A, saya memahami betapa sulit kondisi mbak. Respon yg mbak alami mmg dapat dikatakan wajar bagi sso yg mengalami semua itu dr pihak ayah. Memaafkan memang baik tapi mmg secara psikologis perlu ada langkah2 spesifik. Maka saya menyarankan sekali mbak konseling dan merekomendasikan terapi trauma healing. Saya akan coba cari info dl apa ada yg direkomendasikan di Padang. Mhn mba Siwi mengingatkan saya kalo saya lupa utk info ini

18. H - Kuningan

Aslm adik saya berumur 10 tahun, setiap hari banyak tutur kata yg tdk bagus diucapkan, gampang emosi suka mukul kakak2 nya dan suka bicara kasar, mungkin krn ayah kami terlalu memanjakan adik bungsu, dan ibu kami sangat sibuk diluar. akhirnya setiap hari bungsu bertengkar dengan kakaknya, sering melawan org tua, padahal kita sayang sama dia. Tp dia seperti tidak tau mana kasih sayang dan benci, tdk pernah mengucapkan terimakasih dan alhamdulillah. Hanya mengeluh saja. Saya juga kdg terbawa emosi smp pernah memukul juga, bagaimana menyikapi nya ya bun..

Mba Gisela

Wass... Mbak H, memang sering kali anak yg tdk mendapatkan perhatian dan pola asuh yg adekuat akan menimbulkan masalah perilaku. Usahakan kakak2 nya ini yg sptinya sudah usia dewasa ya...(termasuk mba H ya...) Utk tdk lg mengulang pola pengasuhan yg sama kepada si adik. Usahakan merangkul ke adik, memberikan pemahaman mengenai aturan perilaku yg tepat secara konsisten. Lakukan dg menghindari cara kekerasan. Tapi konsisten, tegas dan spesifik peraturannya. Hindari memarahi berlebihan. Jika menegur sebut secara spesifik apa perilaku yg salah dan jelaskan bagaimana yg benar. Selain itu tetap besarkan hati adik dg memberikan pujian pada perilaku yg sudah baik. Diskusikan peraturan dengan adik Krn adik perlu mendapat penjelasan sebelum peraturan di laksanakan

19. E - Bandung
Sy punya 3 anak dan bekerja, anak sy yg pertama 12th pernah mengidap immature terratoma, pernah jg trauma wkt gempa di tasik, sempet 3 bln dia takut liat benda yg mengayun, entah apa ini ada kaitannya dg perilaku dia yg skrg atau memang karena sy yg kurang sabar, sy memang agak ga suka kalo perintah sy ga langsung dikerjakan kadang bisa sampe berulang2 nyuruhnya yg akhirnya sy jd ngabentak dia, sampe kemarin ada kata kata yg diucapkan diabikin sg kaget, dia bilang "knp sih keluarga di rumah ini marah 2 ajah kerjanya? " subhanallah sy kaget bgt, pdhal sy selalu menjelaskan sama dia penyebab marah itu knp, tp sulit bagi dia memahami penyebab nya, dia udh sempet diterapi di suryakNti, sampe terakhir sy terapi jg di lembaga grahita, lumayan berat jg biayanya buat sy, akhirnya sy putus terapinya. Yg sy liat anak sy ini kalo dikerasin malah emosional, tp dihalusin malah jd lebay, dan dia selalu membuat keputusan yg selalu beda dgn keluarganya, misal sy,suami n adik2nya pengen makan baso dia mah sendiri pengen makan KFC ujung2nya dia marah2 nangis tp ga pernah sy turutin dan pd akhirnya dia ngikut jg☺ jadi intinya harus "gontok2an" dulu kalo mutusin sesuatu, kira2 apa yg menyebabkan dia seperti ini ada kaitannya ga dgn history penyakitnya,traumanya....saat ini sy jg Lg belajar mengendalikan emosi sy kalo nyuruh dia ga langsung dikerjain, makasih

Mba Gisela
Bu E, ada bbrp pertanyaan :
- bagaimana pengaruh penyakit immature teratoma pada anak ? Baik secara psikologis maupun fisik?
- terapi apa saja yg sudah dilakukan ? Dan sudah berapa lama dan berapa kali?  Bagaimana dampak yg ibu liat sejak mengikuti terapi?

Tanggapan
- Dokter nya yg menangani immature nya pernah bilang dilihat sj perkembangannya sejauh tdk ada masalah dokternya anggap normal, karena memang dulu sy ga kemoterapi, jd dokternya g bisa bilang dia sehat atau engga, tp dokter yg di suryakanti minta dicek secara menyeluruh cuma sy belum siap lahir dan batin takut ada apa2, dokternya bilang ada kaitannya dgn immaturennya, oh iya b Gisell akibat immaturennya maaf anak sy hanya memiliki satu buah zakar, karena diangkat sebelah
Kalo terapinya di suryakanti selama 9bln fisioterapi dan paedagogi

- 2 Minggu sekali mba, sedangkan di lembaga grahita sekitar 8bln, memang ada perubahan perilakunya cuma sikap2nya yg td masih ada sampe sekarang

Mba Gisela
Terapi nya berarti lebih ke fisiknya ?
Lembaga grahita apa yg dilakukan ?

Bu E
Kalo di grahita lebih ke paedagogi

Mba Gisela

Maaf kalo saya terbatas pengetahuannya, paedagogi bukannya utk kemampuan belajar ?

Bu E
Iya mba anak sy sempet sekolah di SD negeri dan selama 2 th anak sy kalo kt org sunda mah diantep, anak sy keluar kelas terus, kalo kelas 1 sy liat nilai-nilai nya bagus, bahkan dia kritis kalo ada penjelasan, kalo merasa belum puas dia bakal terus nany, jd selama 2 th anak sy ketinggalan pelajaran

Mba Gisela
Obegitu ya Bu... Jadi sejak SD tampak ada masalah perilaku ketika belajar dan emosi sampai sekarang ya ... ?

Bu E
Iya mba

Mba Gisela
Dan apakah ada dukungan konseling psikologis ketika anak menghadapi kondisi sakitnya dan harus diangkat zakarnya ?

Bu E
Dulu saat diangkat usianya masih 9bln

Mba Gisela
Begini Bu E, saya menangkap terbatas  informasi disini bahwa ada kondisi khusus secara fisik dan ada masalah perilaku dan emosi.
Saya terus terang belum dpt memberikan pendapat analisa menyeluruh Krn merasa sptinya Ibu E dan keluarga serta tentu anak Ibu ini, utk konseling lebih menyeluruh tentang kondisi anak ibu serta apa yg perlu didukung oleh keluarga.

Saya menangkap ada hal mendalam yg dirasakan oleh anak Ibu sehingga menimbulkan perilaku demikian.

Analisa sementara saya ini terkait jg pada masa remaja yg sedang ia alami di usia 12 th. Dimana ms ini anak memasuki pubertas yg berkaitan dengan perubahan fisik dan jg psikologisnya. Saya sangat sarankan utk memeriksakan secara lengkap utk cek up kesehatan medis namun jg konseling psikologis nya .dilakukan berkesinambungan. Mmg sy paham tdk mudah utk ortu melakukan dan menghadapinya. Maka sebaiknya ortu mempersiapkan diri dulu, agar minimal bs memberikan semangat dan dukungan agar anak ttp positif dlm mengecek kesehatan dan konseling. Jgn lupa ya Bu ini bukan tanggung jawab dan beban ibu sendiri, ada suami yg bs diajak bersama2 menghadapinya.

Utk psikolog di Bandung,apakah ibu sudah ada akses dan menemukan yg cocok ? Saya jg akan coba cari informasi.. atau tmn2 dr komunitas emakkekinian disini bs merekomendasikan...

Krn mmg pengaruh ke perkembangan anak antara kondisi fisik dan psikologis nya. Tdk bs dipisahkan

Bu E
Iyah mungkin sy dan keluarga harus mempersiapkan diri ya mba, Kalo psikolog yg di lembaga grahita sy rasa lebih enak untuk sy konsultasi, jazakumulloh Khoiron katsiron mba untuk ilmunya😍

Mba Gisela
Sama2 ibu .... Smg terbantu

Mba Gisela
Rekan2 demikian sejauh ini penjelasan dr saya... Mhn nanti info psikolog utk mba A di Padang dan ibu E di Bandung, akan saya susulkan via moderator di waktu selanjutnya. Krn nanti jam 8.30 saya mhn pamit dr grup ini... Jika ada yg ingin konseling ttg anak dan jg dewasa, terutama pemulihan trauma :

Yayasan pulih di pasar Minggu Jakarta dengan menelpon terlebih dahulu utk didata dan dibuatkan perjanjian di nomor 02178842580

Hp yg bs di wa ada di bawah ini.
Kami jg ada konseling online by email (bukan live chat) : pulihcounseling@gmail.com

 Hp Yayasan Pulih
 Hotline : 0812-8348-1128
           021-98286398
          

momod Siwi
Saya rasa cukup ya,, silahkan untuk no2 para ahli dibidangnya yang sdh di share di save dan coba dihubungi. Semoga bisa membantu
Ijin mengantar pulang mba Ella. Gimana mba, siap diantar pulang??

Mba Gisela
Nanti mba A Padang mgkin bs hub mba Siwi or moderator utk nomor psikolog di Padang. Krn saya perlu cari rekomendasi
Okey Mba Siwi

Kalau perlu rekomendasi psikolog di Bandung sptinya sejauh ini saya saran ke fakultas psikologi UGM atau Unpar. Jika ada info tambahan sy akan sampaikan kepada mba Siwi ya

momod Siwi
Siaap. Monggo yang merasa butuh bantuan tak perlu sungkan WaPri saya ya...nanti saya bantu sambungkan ke mba Ella atau temen psikolog lain yang lebih paham.

Thursday, December 14, 2017

Preventif kekerasan anak

No comments :
Tanggal Diskusi : 11 Desember 2017
Tema Diskusi  : Preventif kekerasan anak
Narasumber    : Setyani Ambarwati
Moderator    : Ola dan Siwi
Notulensi    : Silvia

momod Ola
Selamat siang bapak ibu...
Selamat datang di dalam open diskusi yang di selenggarakan oleh komunitas diskusi emak kekinian.
Insya allah.. diskusi akan dimulai pada pukul 19.30 hingga 21.30 wib.
Sambil menunggu waktu diskusi, tim admin akan memposting pengantar dari narasumber.

Pengantar Diskusi

Seperti biasanya Ibu Ani (nama samaran) memandikan putri bungsunya yg baru berusaha 3 tahun setiap pagi dan sore. Ternyata sang putri tdk mau di ceboki dan dibersihkan bagian vitalnya krn perih. Mulanya Ibu Ani tdk curiga, tetap setelah 2 Hari berturut2 spt itu, iapun curiga. Is segera membawa di bungsu ke Puskesmas. Dokter menyarankan agar ke RS ke bagian forensic Dan laporan Polisi

Ternyata si bungsu mengalami kekerasan seksual,sesuatu yg diluar nalar Ibu Ani. Berhari2 is menangis menyesali diri atas kejadian yg  menimpa putrinya itu. Ia bertanya hampir setiap saat pada putrinya yg selalu ketakutan n tdk mau menjawab


Itu hanya sebuah contoh kisah pilu dari berbagai kekerasan yg menimpa anak .

Kekerasan terhadap Anak (KtA) ada 4 macam/ jenis, yaitu :
1. Kekerasan Fisik, spt dipukul, dicubit, ditempeleng, disundut....dsb.
2.Kekerasan Psikis, dikucilkan, diejek, direndahkan, dihina, dsb.
3. Kekerasan seksual ,dengan sentuhan ato tanpa sentuhan spt menonton film biru, mengintip, dsb.
4. Penelantaran anak.

Penyebab, secara umum tidak diketahui pasti krn dpt terjadi pd seluruh tingkat status sosial,  pendidikan, agama, dsb.
Yg kemudian jd perhatian pd KtA adalah Pola pengasuhan , keadaan atau hubungan antar anggota keluarga, nilai2 yg dianut, sosial ekonomi.

Pencegahannya:
1. Mengajari anak sampai menghargai tubuhnya dgn mengajarkan 'The Underwear Rule'. Ada 4 bag tubuh yg tidak boleh disentuh orang lain (termasuk ayah) kecuali Ibu. Bag tbh itu adl : mulut, dada, alat kelamin, lubang pelepasan (anus, pantat).
2. Biasakanlah anak utk bercerita kejadian tiap hari yg dialami.
3.Jangan biarkan anak sendiri.
4.Ajarkan anak utk berteriak ato melawan jika diberi sesuatu at diancam.
5. Ajarkan anak utk bisa berkata ' tidak'.

Utk bullying, jika anak berani melawann ,bullyer tdk akan mengulangi perbuatannya.

momod Ola
Silahkan di baca terlebih dahulu materi pendahuluannya.
Jika ada pertanyaan, silahkan klik link di bawah ini:
http://bit.ly/tanyakekerasananak

momod Siwi

Assalamualaykum semua, perkenalkan saya Siwi yang akan menemani belajar ttg bagaimana mencegah kekerasan terhadap Anak malam ini.
Hallo Bunda Setyani Ambarwati Alhamdulillah salam kenal juga
Alhamdulillah juga bunda Setyani Ambarwati  sudah bersama kita.. Yuk yuk sambil menunggu pukul 19.30 kita presensi dulu, tlg sebutkan nama, domisili dan aktivitas hariannya ya😆
Oiya, dikantong saya baru sedikit nich pertanyaannya,, yuk yuk monggo yang masih mau bertanya ditunggu

momod Siwi
Mari kita sambut bunda Setyani Ambarwati ....
Selamat datang bunda. Boleh ya saya panggilnya bunda?😊

Bunda Ambarwati
Asww n don't sore jelang malam para rekan semis.
Boleh banget mb. Sy panggil mbak aja ato gimana?

momod Siwi
Iya mbak aja, saya masih muda Bunda😆

Bunda Ambarwati

Mbak sapa ya panggil manisnya

momod Siwi
Siwi aja bunda😊

Bunda Ambarwati
Oh suwun mb Siwi.

momod Siwi
Sebelum mulai adakah kalimat pembukanya?

Bunda Ambarwati
Saya perkenalkan diri aja ya. Sy Ambarwati, 61 thn, Psikolog , 3 anak + 1 nanti ,blom punya cucu.
Saat ini bekerja utk Pusat Pelayanan terpadu Pemberdayaan Perempuan Dan Anak pemprov DKI jkt

momod Siwi
Baiklah...kita lanjut ke pertanyaan pertama ya bund...

Bunda Ambarwati
Silahkan mb Siwi.

momod Siwi
1. Miranty- Bogor
Jika kekerasan seksual dilakukan oleh kakak laki-laki (SMP) thd adik laki-lakinya (SD kls 1). Bagaimana pertolongan pertama yang harus dilakukan oleh orang tuanya?

momod Siwi
Silahkan bunda

Bunda Ambarwati
Jika tinggal serumah, usaha kamar tidur terpisah .
Brp beds usianya?

Miranty (penanya)
Kakak 13th, adik 7th

Bunda Ambarwati
Jarak cukup jauh ya. KK merasa tersaingi dgn hadir ya adik.
Perlakuan terhadap ke2 nya sama, at beda,?

Miranty
Kk lebih pendiam, adik ceria

Bunda ambarwati
Si KK 6 then menjadi anak tunggal. Coba Tanya apa yg dirasakan beda ketika sang adik lahir.

Miranty
Oke

Bunda Ambarwati
Adik lbh menarik ya.

Miranty
Menurut ibu, perlakuan selama ini tdk berbeda
Iya, lebih menyenangkan perilakunya

Bunda Ambarwati
Iyah , sbg Ibu rasanya kita memperlakukan sama. tp anak merasa beda
Si KK lbh pendiam n pasif, ia mengharap orang lain aktif mendatangi. Nah apa Hal ini sdh diketahui ortunya

Miranty
Selain pisah kamar, ada lagi tdk Bu yg bisa dilakukan?
Org tuanya sdh buat janji dgn psikolog. mgg dpn baru kunjungan pertama.

Bunda Ambarwati
Sedangkan si adik yg menarik  cepat perhatian org lain.
Anak di KK pergi ber2 aja dgn Ibu ato ayah. Anak ngobrol n main tnp adik.liat reaksinya.
Mb Miranti, coba suruh si KK gbr adiknya.

Miranti
Iya Bu, saya paham kasus seperti ini harus ditangani lgsg secara profesional dgn psikolog. Ini hanya untuk menenangkan ibunya yang panik.
Iya bu

Bunda Ambarwati
Dan suruh cerita perasaannya thdp gbr yg dibuat
Nanti dpt banyak keterangan ,asal si Ibu bisa diam mendengarkan n gak emosi.

momod Siwi
Sudah cukup mba Miranty ? Atau masih mau menanggapi..

Bunda Ambarwati
Smg bisa ya.

Miranty
Sudah cukup 🙏🏻🙏🏻🙏🏻terima kasih atas penjelasannya Bu Setyani Ambarwati

Pritha
Kekerasan seksualnya seperti apa Bu? Kaget bacanya 😬

Miranty
Kalau kasus yg saya tanyakan, kakaknya menyodomi adiknya

Pritha
Kalau seperti itu si kakak ada kecenderungan gay atau karena ada masalah psikisnya Bu? Kalau dari saran Ibu sepertinya karena menyimpan kekesalan ke adiknya ya?

Nurul
Mungkin ngak sih bunda si KK ini berbuat hal seperti itu karena faktor lain bukan cuma karena kecemburuan KK saja

Bunda Ambarwati
Setuju Mbak.

Bunda Ambarwati
Ini ya....sodomi ato oral?

Miranty
Sodomi bu

Bunda Ambarwati
Sebaiknya siyy sy melihat keadaan kakak beradik ini ya n pola pengasuhan Serta keadaan rumah.

Nurul
Misalnya saja menonton hal-hal yang tidak senonoh apalagi perkembangan digital sekarang ngak terbendung bun

Bunda ambarwati
Itu juga + pergaulan.
Apa sudah kenal rokok/obat2an?
Siapa teman2 ya?

Miranty
Tidak, anak ini anak rumahan. Terpapar video porno dari hp

Bunda Ambarwati
Klo plg sekolah apa kegiatan ya?

Miranty
Les, macam2
Plg jam stgh 6 sore

Bunda Ambarwati
Ibunya dimana?

Miranty
Freelance asuransi

Bunda Ambarwati
Disiplin klg?

Miranty
Terkadang keluar rumah, Lumayan ketat, Aturan banyak

Bunda Ambarwati
Komunikasi?

Miranty
Ibu sulit komunikasi dgn anak, Cenderung nasehat2, Anak bete

Bunda ambarwati
Tau di anak nonton BF darimana?

Miranty
Pengakuan anak

Bunda Ambarwati
Yg ditonton BF laki-perempuan ato laki-perempuan?
Ada tokoh lain selain Ibu yg disegani n disukai anak?

Nurul
Wah berarti anak juga mendapat tekanan dari ibunya juga dong bun

Mirantyy
Laki2 perempuan
Nah, ini blm tau

Bunda Ambarwati
Mgkn rasanya komunikasi cuma 1 arah ya.
Di anak merasa 'tak dianggap'

Momod Ola
Ibu wati. Punten..  bisa dilanjutkan ke pertanyaan ke dua?
Untuk pertanyaan pertama mungkin nanti bs japri yaaah

Bunda Ambarwati
Monggo...
Oke japri...

momod Ola
Makasih bu wati.. saya lanjutkan yaah.. soalnya bunda siwi sinyalnya kelelep

2. Rini Astuti- Depok

Bagaimana mencegah anak menjadi korban kekerasan?
Jika sdh terjadi apa yg harus dilakukan?

Bunda Ambarwati
Kekerasan apa niyy?, Kan ada 4 mcm kekerasan.

momod Ola
Lbh spesifik kekerasan seksual dulu bun

bunda Ambarwati
Kekerasan seksual spy kasus yg diajukan but Miranti, tidak' terduga terjadinya
Pencegahannya, spt yg sdh ads dibahan diatas.
Anak hrs berani menolak ato berteriak
Susahnya sebagian besar *pelaku* adl orang dekat ato sdh dikenal korban
Data yg ada di P2TP2A Jakarta menunjukkan Hal ini.

Mba Siwi
Baiklah. Cukup ya mba Rini,   bunda Setyani Ambarwati . boleh kita lanjut? Masih banyak yang antri dibelakang

Bunda Ambarwati
Diajar utk tahu ttg the underwearrule

Nurul
Artinya bunda walaupun orang terdekat sekalipun kita harus tetap berhati-hati

Bunda ambarwati
 Betulllllll banget.
Yg boleh memegang 4 bag tubuh vital hanya *Ibu*

Nurul
Tapi yang tidak habis saya fikir apa sih bunda yang menyebabkan anak ini selalu menjadi korban tindakan kekerasan

Bunda Ambarwati
Disebut tindak kekerasan krn ada salah satu pihak yg mendominasi pihak lain.
Anak dianggap' sbg pihak yg lemah .
Until merubah mind set ato pola pikiran ini, silahkan para Ibu membaca UU Perlindungan Anak.
Jika sdh terjadi segera bawa ke tenaga ahli, Dokter, Psikiater, Psikolog.

Nurul
Yang jadi masalah bun jika anak sudah mendapat tindakan kekerasan kebanyakkan anak ini akan memilih untuk diam bunda

momod Ola
Nah.. cucok sama pertanyaan ke 3

3. Nuning- Jogja
Bgmn cara qt mengetahui kl anak qt mndpt kekerasan bun?
Dan apa yg harus qt lakukan dan katakan jk anak qt mengalami kekerasn tsbt

Bunda Ambarwati
Mencegahnya, ada di bahan atas ya mbak. Tambahan, utk anak perempuan sebaiknya pake legging deh sbg pakaian dalam.
Kita mengetahui anak terkena  KSA ( kekerasan seksual of Anak):
1. Pola makan/tidur yg berubah.
2. Mudah marah atau sedih tnp sebab yg jelas
3.adanya perdarahan di vagina ato suburban ato cairan lain.
4. Kehamilan remaja.
5. Adanya penyakit kelamin menular
6.Nyeri di bagian alat kelamin ato perut bag bawah.

Nurul
Kalau ini saya bisa membantu bunda sedikit jika terjadi perubahan sikap pada anak yang tadi ceria menjadi pendiam berarti anak sedang mengalami sesuatu tindakkan yang tidak menyenangkan itu yang saya tau bun😊

Nurul
Ini kalau seksual bunda
Kalau yang bukan seksual
seperti pemukulan Atau pembulian gimana nih bunda?

Farida
Kalau dsrnya anaknya pendiam, jd lbh susah mendeteksinya bun. Dan biasanya yg pendiam yg dipilih sbg sasaran

Bunda Ambarwati
Itu juga betul mbak, tp kdg perub dari ceria ke sedih bisa krn sebab lain.

Mrs R
Saya korban pelecehan saat SD oleh oknum guru. Dan tanda2 yg disebut di atas rasa2nya ndak muncul saat itu di saya.
Itu bagaimana?

Bunda Ambarwati
KSA hrs dibuktikan secara media jg krn termasuk kejahatan yg serious Secara medis
Brp thn yg lalu mbak?, Pelecehan brp apa?

Mrs R
20 tahun-an.
Kasus terungkap tp somehow sekolah hanya memecat oknum bahkan sepanjaang yg saya tahu orangtua saya ga tau masalah ini smp detik ini

Bunda Ambarwati
Waaaa, agak susah ya mbak.

Farida
Susahnya bgmn bun?

Bunda Ambarwati
Oooo?menyimpan smuanya sendiri?

Nurul
Saya jadi sedih bacanya mbak

Bunda Ambarwati
Rentang waktu utk mengingatkan kejadian secara detail. Kmd pembuktian lainnya.
Itulah ptgnya visum segera setelah kejadian.

Farida
Yg lbh penting bukan proses hukumnya sih.  Tp recovery korban dan pencegahan selanjutnya
Krn proses hukum itu suatu trauma sendiri jg kalau dijalani korban

Mrs R
Saat kasus terungkap saya bahkan ga paham apa yg terjadi.

momod Ola
Ibu2. Mohon tdk menambahkan apa yg sedang di sampaikan oleh ibu ambarwati kecuali yg dipersilahkan oleh moderator. Agar tidak pusing di baca alurnya

Bunda Ambarwati
Betul mb Farida, pengalaman sy org menjalani prose's hukum agar jelas mengajarkan ia sdh tdk virgin lagi.
Pemulihan itu plg ptg, tp sayangnya gak smua berfikir spt itu.

momod Ola
Bu wati.. pertanyaan tentang apa yg harus orgtua lakukan jika anak mengalami kekerasan tsbt
Monggo ibu

Bunda Ambarwati
Ketika prose's hukum at mediasi dah selse , mrk pindah domisili utk menghilangkan trauma tnp mau ikut proses pemulihan.
Minta bantuan ahli pastinya, dampingi anak, trima anak.
Jauhkan dari TKP jk mgkn.

momod Ola
Baiklah bu..

Bunda Ambarwati
Orang Tua jg hrs ikut program pemulihan utk caregivers

momod Ola
Saya lanjutkan ke pertanyaan selanjutnya yag bu

Nurul
"Bu wati.. pertanyaan tentang apa yg harus orgtua lakukan jika anak mengalami kekerasan tsbt"
Nah ini yang juga menjadi pertanyaan saya kekerasan seksual pada anak hanya sebagian orang tua saja yang melaporkan. Hal ini karena jika anak mendapat kekerasaan seksual merupakan suatu aib. Sehingga kebanyakkan para pelaku kejahatan seksual tidak terjerat oleh hukum

momod Ola
4. Winarni- Solo
Saat ini putri saya 7thn duduk di kelas 2 sd.
Putri saya sering bercerita ada Teman-temannya yang suka mengejeknya dengan panggilan tertentu atau diisengi barang-barangnya.
Ketika saya konfirmasi ke wali kelas, walikelas memberitahu saya bahwa putri saya adalah salah satu dari 3 anak yang suka diisengi oleh sekelompok anak.
Mohon sarannya Bagaimana saya sebaiknya menyikapi hal ini?
Terima kasih sebelumnya 🙏

Bunda Ambarwati
Mb Win, apa yg sdh dilakukan by guru dgn kenyataan tsb.
Ajari putri Ibu utk berani melawan bullyer bersama 2 korban lain dgn support but guru.
Boleh diberi Les Bela diri ato olah raga lain yg menumvuhkan keberanian.
Bully berani pd pihak yg dianggap dpt diitimidasi. Klo brani melawan mrk akan berhenti ganggu

Winarni
Terima kasih atas jawabannya bunda Ambarwati.
Dari info guru,  Kenapa putri kami sering diisengi karena dia reaktif.
Misal ketika diejek dengan panggilan tertentu maka putri kami mengejar si pengejek.
Dan mereka sangat menikmati ini (info dari wali kelas)
Jadi walikelas menyarankan agar putri kami bersikap " mencueki" ketika diejek.

bunda Ambarwati
Oh digoda ya bukan di bully?

Winarni
Dipanggil dengan panggilan tertentu Misal: kucing garong
Apakah masuk kasus bully bunda?

momod Ola
Oke ibu. Kita lanjut pertanyaan selanjutnya
5. Farida- Semarang
Bagaimana cara mengatasi ketika kekerasan terhadap anak itu justru dilakukan oleh orang2 terdekat, misal orangtuanya.
Terimakasih sebelumnya atas tanggapannya

Bunda Ambarwati
Ini yg plg berate buat klg tsb bu Farida. Krn biasanya yg jd pelaku adl sang Ayah Dan Ibu yg melapor.
Ato Ibu yg bertindak nembawa anak2 pergi.
Putusan ada di Ibu, is berpihak dimana?.
Thn ini kantor kami nenerima sktr 15 an kasus incest ini. Bbrp Masuk ranah hukum.
Ok keputusan betul ada di Ibu .
Kassus incest plg menyedihkan krn klg jd hance.👌

Farida
"bunda Ambarwati : Putusan ada di Ibu, is berpihak dimana?."
Ada ibu yg lbh memilih suaminya? Aneh jg ya😓

bunda Ambarwati
Setiap org berhak punya pendapat mb Farida🙏😊

Annisa
"Bunda Ambarwati : Boleh diberi Les Bela diri ato olah raga lain yg menumbuhkan keberanian."
Mohon maaf bun, bagaimana kalo korban bullying anak usia 30bln,,  blm bisa diajari bela diri. Saat itu saya intip dadi dlm rumah ktika anak saya dibully anak saya sdh melawan tapi karna yg membully anak sd jadi tetep kalah

momod Ola
6. Nurul- Makasar
Saya sedang mau menulis kekerasan pada anak dalam lingkup sekolah Mbak.
Sekolah menjadi tempat terjadinya kekerasan
Pada anak seperti perlakuan tidak senonoh, Pembulian
Dll.

Sebenarnya fenomena ini sampai kapan berlanjut
Bagaimana kita mencegah kekerasan pada anak dilingkup sekolah. Padahal sekolah merupakan tempat belajar.

Solusi untuk menyelesaikan persoallan ini bagaimana ya mbak

bunda Ambarwati
Guru yg plg berperan di sekolah . Sikap asih asuh, misalnya dgn mengawasi anak di waktu istirahat.
Saya usul para rekan guru, dikala jam istirahat berkeliling, ngobrol dgn murid2. Shg kejadian Guru sbg wakil Ortu di sekolah terasa kehadirannya.
Gimana mnrt mb Nurul?

Nurul
Iya bunda
Nanti kalau kurang saya japri aja

momod Ola
Oke.. kita lanjut kepertanyaan selanjutnya
7. Lissyari- Lombok
Bagaimana jika anak dimarahi orangtuanya sendiri, dengan menghardik, mengancam "bener loh ya kalau ga nurut mama ga belikan bla bla...." atau dengan mencubit, bahkan memukul, apakah hal tsb  juga tergolong kekerasan terhadap anak?

bunda Ambarwati
Masuk kekerasan psikis. Klo bully ads unsur penindasan,
Mb Lissyari-Lombok.  Mnrt UU Perlindungan Anak, iya termsk tindak kekerasan pd Anak, apalagi klo sampai membekas di kulit.

momod Ola
Oke.. jawabannya cukup jelas..
Saya lanjut yah bu wati

8. Nira- Jogja

✅ saya pernah pny tetangga kos,si bapak suka menjulur julurkan lidah ke anak sy, dan tatapan matanya kok aneh...
Sy jd ketakutan dia nyapa ngapain anak sy....
Pokoknya klo udah ada yg bersikap aneh aneh sama anak sy, sy berusaha menjauh dan protect.
Pertanyaan = bagaimana sih bun caranya melihat seseorang itu pny kecenderungan seksual thd anak kita?
Apakah ketakutan sy itu benar?takut nya njerumus ke arah suudzon

✅ apakah dibenarkan juga,kita suudzon dan protect thd tetangga (duda) lama yg usianya msh lumayan muda tp gak kunjung menikah kembali. Krn orangnya agak tertutup juga. Was was kalau anak sy main kesana

✅ apa yg harus saya lakukan ketika melihat anak tetangga diremas penisnya oleh tetangga yg lain? Yg meremas bapak bapak.
Apakah sy perlu melaporkan kpd si ibu anak tetangga sy,kalau anaknya mendapatkan perlakuan gak wajar?
Sy memergoki sekali....
Takutnya sy dikira menuduh dan ini sy kenal baik sama bapaknya yg meremas penis. Dilematis, gmn sy harus bersikap?

Bunda ambarwati
Gak suudzon mb Nira. Mnrt Saya mb Nira punya intuisi yg baik sbg Ibu 👍
Mb Nira bisa menegur bpk peremas itu dgn mengajarkan bhw is sdh melakukan KSA thdp anak. Smg is insyaf.😊
Pelan2 mb Nira meminta Ibu so anak utk melarang anak main di rumah ato tdk mau klo dipanggil tetangga tsb

momod Ola
Bagaimana bu nira?

Nira
menanggapi bun...
Pertanyaan nomer 1 blm dijawab bun...tanda2 org yg pny kecenderungan seksual pd anak qt 😀

Yg tetangga sy, itu sy kenal baik....Mau negur, gak enak. Saat itu cm sy awasi,dia melakukan tindakan lbh jauh gak. Sy akhirnya cm bilang pd ibu si anak agar lbh hati hati mengawasi. Ada tetangga yg meremas penis anaknya, cm sy blm berani bilang siapa. Krn sebelahan rumahnya...ini yg bikin sy ngeri membayangkan, klo disampaikan takut cekcok, klo Enggak ....misal diulangi lg jg bahaya

Bunda Ambarwati
Senang mengumpulkan anak kecil
Senang memperhatikan n memberi hadiah.
Tp ada jg mengajarkan shg anak takut n menuruti kemauannya.
Itu cuma bbrp contoh.
Adakah lagi pertanyaan ,Olla?

Nira
Klo utk tetangga yg meremas itu,apakah sy perlu kasih nama gamblang kpd ibu sianak bun?
Krn si anak msh polosan, Gampang dirayu dgn mainan/makanan

momod Ola
Ini masih banyak ibu
Tp saya alan posting saja pertanyaamnya. Ibu bisa jawabnya besok saja
Karna menimbang waktu yang sudah larut
Baiklah.. diskusi formal dgn berat hati saya tutup yah ibu2 dan bapak2.
Mohon maaf bu wati. Sampai malam sekali harus mantengin group wa nya.
Terima kasih banyak sudah mau berbagi disni

Bunda Ambarwati
Dijauhkan aja mb Nira. Klo mo sebut nama, liat situasi mbak. Several dekat  hub Ibu si anak n peremas tsb.
Jgn sampe mb Nira dibilangin penfitnah.
Klo situasi oke, silahkan deh.
Krn kdg org yg salah lbh gala.
Yg salah lbh gala😊

momod Ola
9. Neris - Bandung

Bagaimana Framework Pencegahan Kekerasan Seksual thdp Anak pada daerah/komunitas yg pernah mengalami kasus KSA? Jika telah ada program pencegahan terintegrasi dari P2TP2A yg pernah dilakukan, seperti apa ya bu gambarannya? Tks

Bunda Ambarwati
Framework pencegahannya, di P2TP2A, dgn sosial ttg kekerasan thdp anak / perempuan di tkt RT/ RW, RPTRA, organisasi masyarakat dsb. Juga ads pusat pengaduan.

momod Ola
10. Gita- Makasar
Apakah ketika orang tua selalu menceritakan masalah keluarganya ke anak itu bisa menyebabkan anak berpotensi melakukan kekerasan seksual?
Dan ketika pola asuh orang tua terlalu keras terhadap ideologinya sehingga tak mendengar keinginan anak bisa termasuk kekerasan psikis terhadap anak?

Bunda Ambarwati
Kemungkinan jd pelaku ato korban kekerasan seksual krn Ortu menceritakan masalah nya, saat blm saya dapati. Klo anak sering melihat Ortu berhub seksual, nah itu bbrp Kali Saya dapati.

Kekerasan psikis, jika perlakuan itu menyebabkan anak tersakiti ato tertekan secara psikis. Apalagi membatasi hak anak utk bermain atau bergaul dgn sehat.

momod Ola

11. No Name- Cakung
Mengenai underwear rule, anak syaa perempuan usia 14 bln, kdg masih sering mandi bareng dengan saya (ibunya), jd mandiin anak, ibunya juga ikut mandi sekalian (krna mikirnya biar gak bsah2an bajunya), lalu sesekali anak saya masih juga sering dimandiin atau dicebokin oleh bapaknya (bukan mandi bareng hanya mandiin anak). Pertanyaannya apakah boleh saya mandi bersama anak  Dan sampai batas usia brp?  Dan kapan anak sudah mulai tidak boleh dimandikan/dicebokin oleh bapaknya?

Jujur saya jd sangat preventif dengan anak, khususnya krna anak perempuan, apakah bisa dibenarkan jika saya sama sekali tidak membiarkan anak perempuan saya bermain dengan Om nya (adik kbdung dan ipar) tanpa pengawasan saya atau suami?

Bunda Ambarwati
Sebaiknya sebelum usia 3 tahun ya bu. Ayah sebaiknya tidak' menceritakan kecuali pakai shower atau didampingi Ibu atau pengasuh anak lain. Tks.

12. Ratna- Depok

1. Bagaimana menciptakan pola asuh hangat dan positif , jika salah satu ortu , misal ibunya adalah korban kekerasan juga? Bisa kah sang ibu menterapi dirinya sendiri?Ibunya korban kekerasan fisik pengasuhnya ( nenek) dulu

2. Bagaimana cara mengakrabkan hubungan kakak dan adik ?  ( sama2 laki2) usia 15,5 thn dan 14 thn. Keduanya sangat jarang berkomunikasi, kadang saling membully, terlihat saling membenci. Alasannya krn masing2 punya kebiasaan yg tidak disukai saudaranya. Si kk dianggap adiknya tidak suka rapi, dan si kk menganggap adiknya malas ibadah.

Bunda Ambarwati
Sebaiknya Ibu 'menyelesaikan dulu trauma kekerasannya ' dgn bantuan Psikolog ato therapist.

Nina
Bunda setyani, mau tanya lagi...tanda seseorg sudah menyelesaikan trauma nya itu spt apa?
Apakah diMungkinkan   seseorg itu traumanya lebih dari 1 jenis? Misaltrauma kekerasan fisik dan bullying sekaligus

Bunda Ambarwati
Mungkin mbak, namanya multiple trauma.
Bisa dari jenis kekerasan yg beda atau pengulangan dari trauma sebelum ya dgn lead yg beda. Artinya, d trauma 1 masa' kecil, terkena trauma lagi masa' sekolah..misalnya

momod Ola
13. gwan malaysia
Aku mau tanya mba..
1. Umumnya, siapa pelaku kekerasan seksual pada anak?
Jika pelaku adalah anak di bawah umur, apa penyebab perilaku tersebut?

2. Bagaimana saran/rekomendasi Ibu kpd sekolah untuk menciptakan lingkungan pendidikan yg aman dari kekerasan seksual?

Bunda Ambarwati
1. Pelaku seksual pd Anak umumnya orang terdekat yg sdh dikenal anak,spt: ayah, paman, kakek,sepupu,kakak,teman,guru, supir, dsb.
Pelaku anak disebabkan, Adanya melihat ato contoh seharian dirumah ( mis, rumah kecil tnp pembatas ruang,shg anak bisa mlht hub intim ortu), pengaruh film BF ato tayangan mell gadget . Pernah jd korban kekerasan seksual, dsb.
2. Rekomendasi utk lingk sekolah bebas kekerasan seksual adalah : a). WC ditempat yg terlihat tdk tersembunyi. Pintu WC tdk tertutup, bag Kali terlihat . Ada guru poker yg berkeliling terutama wit istirahat.
Ada yg mengawasi anak2 yg pulang sekolah.
Guru piket#, Mgkn itu ya.
Oh jika memungkinkan , dipasang CC TV.

momod Ola
14. Annisa solo
Mohon maaf bun, bagaimana kalo korban bullying anak usia 30bln,,  blm bisa diajari bela diri. Saat itu saya intip dadi dlm rumah ktika anak saya dibully anak saya sdh melawan tapi karna yg membully anak sd jadi tetep kalah

Bunda Ambarwati
Sebaiknya anak yg 2,5 tahun jgn dilepas sendiri, mbak.
Pergoki n peringatkan bullyer nyah.
Jika mungkin itu ya mbak
Ajari sikecil utk berteriak kalau meng hadapi bullyer.

Annisa

Sdh berkali2 saya peringatkan mbak, ktika ada saya maka si bulyer ga brani tp kalo ga ada hedehh kumat... Nah perilakunya kasar sekali & perkataanya juga. Setelah saya amati &  coba maen, sepertinya pengaruh dr ortunya yg tanpa sadar memperlakukan si bulyer sperti itu..

Bunda Ambarwati
Baguuus tuh mbak. Harus diperingatkan  terus ya..

Rita
Karena  pembiaran itu memicu kejadian yg terus menerus ya

Bunda Ambarwati
Betul banget mb Rita.👍

Farida
Kadang bullyer emang melakukan krn caper ga sih? Jd kalo dimarahi malah diulangi krn merasa diperhatikan

Rita
Nah,  kemungkinan  ini juga 🤔

Farida
Kalo aq dulu sih kalo liat bulian, aq fokus ke korban. Kuperhatiin, kutanyain tadi ada apa dll smp beres di dpn pembuli. Yg membuli aku cuekin

momod Ola
Alhamdulillah
Sudah terjawab semua yah bu ibu..
Terima kasih untuk ibu ambarwati atas ilmu dan waktunya berbagi di group ini
Resume nanti bisa di akses di web kami
Www.diskusiemakkekinian.org

Bunda Ambarwati
Trimakasih smua para rekan perempuan hebat. Mhn maaf jika ads salah ato perkataan yg krg berkenan.

Wednesday, December 13, 2017

Kemping aman bersama anak

No comments :
Tanggal Diskusi     : 6 Desember 2017
Tema Diskusi      :  Kemping aman bersama anak
Narasumber          : Sarip Saepudin dan Siti Nurdini (Dini)
Moderator            : Siwi dan Nina
Notulensi             : Silvi

momod Nina
Ayah, bunda perkenalkan saya nina, yg akan menemani mba siwi sebagai momod malam ini

Tentang Pemateri



Sarip Saepudin
Pengrajin, yang berminat pada seni (seni rupa), berkebun, beternak dan olahraga alam bebas.

Siti Nurdini (Dini)
Ibu Rumah Tangga, yang berminat pada pendidikan anak dan berkebun

Domisili
Ciamis, Jawa Barat

diamanahi 3 putra
1. Alvin Fajar Muhammad Ula (11t,5b)
2. Azura Rizqi Ahmad Tsani (10t,4b)
3. Affan Sumi Muhammad Al Fatih (4t,5b)

******Materi awal*****

Mengajak Anak Camping

Ayah bunda, kebanyakan dari kita mungkin sudah tidak asing lagi dengan kata camping. Kalau menurut kamus wikipedia camping atau berkemah itu adalah kegiatan rekreasi diluar ruangan. Kegiatan ini umumnya dilakukan untuk beristirahat dari ramainya perkotaan atau dari keramaian secara umum, untuk menikmati keindahan alam. Bagi keluarga kami camping itu bukan sekedar rekreasi, tempat istirahat dari keramaian atau hanya menikmati alam saja, tetapi camping adalah mesantren di alam terbuka dengan segala misterinya. Misteri yang gak horor loh ya!


Nah bincang-bincang soal camping, apakah ayah bunda pernah melakukan kegiatan tersebut bersama anandanya?
Jika pernah maka kami ucapkan, Selamat! Alhamdu lillaah karena ayah bunda termasuk orang tua yang sudah membekali pengalaman dan pelajaran berharga kepada ananda dan semoga berdampak positif bagi kehidupannya.

Bagi yang belum, eits! Istighfar ya! jangan berpikir atau merasa belum menjadi orang tua yang belum memberikan bekal pengalaman dan pelajaran berharga pada ananda. Insyãa Allãh ayah bunda semua adalah orang tua terbaik bagi anak-anaknya. Tapi ada baiknya juga loh, kalau sekarang ayah bunda mulai merencanakan untuk mengajak anandanya berkemah. Dan bersiaplah untuk mendapatkan sesuatu yang lebih berharga daripada emas.(ehm, edisi lebay)

Masih tidak percaya?
Silakan deh ayah bunda boleh coba, tidak perlu ke tempat yang jauh-jauh dulu, bertahap aja ya. Bagi yang belum pernah sama sekali, untuk tahap perkenalan  awalnya bisa dimulai dari halaman depan rumah, apalagi jika usia ananda masih balita. Walaupun memang sebetulnya bagi kami tidak ada batas ideal usia untuk mengajak anak camping. Karena orang tuanya lah yang pasti lebih tahu kondisi masing-masing anak.

Dan jika sudah siap untuk ke tempat yang lebih jauh dari rumah, sebaiknya ada perencanaan dan pertimbangan yang cukup matang. Mengingat kita mengajak anak-anak bukan untuk mengambil resiko yang bisa membahayakan, meskipun pada dasarnya kita akan melatih anak untuk survive dalam kondisi apapun. Ingat ini ya, Ikhtiar dulu baru tawakal.

Berikut pertimbangan dan persiapan camping  ala-ala keluarga kami, 
Pertama, niat. Ya, NIAT!
Sekeluarga harus lurus dulu niatnya dan tetap mengharap ridho dari Yang Maha Kuasa. Agar setiap makhluk-Nya yang senantiasa bertasbih di setiap langkah yang kita lewati menjadi saksi dan ikut menjaga kita bukan mengutuk kita, dan kitapun dapat banyak memetik hikmah dan pelajaran mulai dari kita berangkat sampai kita kembali lagi ke rumah.

Kedua, kondisi kesehatan orangtua dan anak-anak. Semua harus dalam kondisi yang fit.

Ketiga, mau camping mandiri (hanya keluarga sendiri) atau mau mengajak keluarga yang lain. Jika mau mandiri, pilih waktu dan tempat camping yang sekiranya bakal ada juga teman camping baru disana. Kalau mau mengajak, pilih keluarga yang punya anak sebaya dengan anak kita, syukur-alhamdu lillaah kalau ternyata keluarganya punya misi dan minat yang sama juga dengan keluarga kita

Keempat, tempat camping. Untuk ini kami memilih bukit-bukit atau pegunungan yang ada didaerah sekitar kami dulu, sebelum ke tempat yang lebih jauh

Kelima,  prakiraan cuaca.

Keenam, peralatan dan perbekalan. Untuk alat-alat, gunakanlah alat-alat camping yang benar-benar direkomendasikan untuk outdoor. Misalnya tenda, jangan asal tenda. Intinya perlu cek ricek alat dan bekal sebelum berangkat camping.

Yuk _lah_ ayah bunda, ajak anak-anaknya bertemu dan berkenalan dengan alam ciptaan-Nya secara langsung!


momod Nina
Monggo silahkan di cermati materi awalnya
Dan bagi yg ingin bertanya bisa langsung tunjuk tangan yaah
Tapi nanti setelah dipersilahkan momod mba siwi..
Selamat membaca..😄

momod Siwi
Satu menit menuju Kulwapp...saya mau gelar karpet merah dulu, buat pasangan kita teh Dini  dan kang Sarip
Assalamualaykum teh Dini dan  kang Sarip...kumaha? Damang.
#soknyunda

Teh Dini
Wa'alaykum salaam wa rahmatullah
Alhamdu lillaah, apik mba Siwi
#soknjowo

Dan, apa kabar ayah bunda semua?

Momod Siwi
Sudah ready nich teh...dah bawa Carrier juga😉
Sebelum mulai tanya Jawab ada yang mau disampaikan sebagai pembuka ga nich

Alhamdulillah sae✌🏻

Teh Dini
Silakan bund, langsung aja
In sya Allaah, saya dan kakang Sarip  sudah siap berdiskusi bersama ayah bunda disini

Sesi Tanya Jawab


Pertanyaan 1
Akhir Nov. Kmrn awal kami bertiga dengan mas D (19bln) berkemah. Mas D merasa tidak nyaman di dalam tenda. Itu kira2 kenapa ya teh? Seperti ketakutan gitu. Bahkan diajak masuk saat siang hari juga enggan. Atau ketika tutup/ pintu tenda dibuka untuk sekedar mengganti bajunya. Cara ngatasinnya gimana teh?
(Siwi)

Jawaban Teh Dini

ini mungkin proses adaptasi ya bund,
Yang penting kita gak nakut-nakutin ke anak.

Kalo di rumah sudah punya tenda, boleh lah sekali2 dipasang didalam atau didepan rumah,  dan buat suasana asyik. Misalnya maen rumah2an, dagang2an, petak umpet di tenda atau yang lainnya yang mas D sukai

***

Pertanyaan 2
1. mulai usia brp anak bisa diajak camping? daerah mana (pantai atau gunung) yg lebih recomended untuk camping pertama kali?
2. terus masalah BAB atau BAK itu biar nyaman baiknya bagaimana?

Jawaban Teh Dini
1. Seperti yang disebutkan pada pengantar materi, sebetulnya bagi kami tidak ada batasan usia untuk ngajak anak camping.
Orang tuanya lah yang bisa bijak mempertimbangkan.

Jika itu untuk yang pertama kalinya, harus benar2 dipertimbangkan. Karena kesan pertama akan menentukan untuk kegiatan camping berikutnya. Jangan buat anak kapok.
Kalau yang kami lakukan, dari usia 6 bulanan ketiga anak kami sudah mulai diajak hiking ke tempat disekitaran rumah. Kita kenalkan dulu suhu, lingkungan. Biarkan anak menghirup suasananya. Gak nge-camp dulu

Setelah kami amati kalau anak sudah bisa beradaptasi dengan suasana alam terutama dipegunungan, kami ajukan pertanyaan ke anak
"mau gak kita nginep di gunung?"
Pasti deh jawabannya bakal bikin orang tua harus siap juga dengan macam-macam pertanyaan balik dari anak

2. BAK dan BAB di alam terbuka?
Inilah pentingnya kenapa diawal sebelum berangkat niat kita harus lurus. Tak sedikit orang yang beranggapan kalau pergi ke gunung itu hanya menyusahkan diri sendiri.
Niat kami dalam rangka perjalanan literasi alam dan mudah2an ada dalam ridho-Nya. Jika Allah sudah ridho, in sya Allah dimudahkan.

Ketika harus BAK dan BAB, kami kenalkan secara langsung prakteknya istinja (bersuci dengan daun) dan istijmar
Sekarang mah bisa pakai tisu basah
Tentunya dengan syari'at yang diajarkan Rasulullaah,
Mencari tempat yang kira2 benar tertutup dari penglihatan orang.
Dan alhamdu lillaah sependek ini area camping kami selalu tak jauh dari mata air (jadi gak pernah sampai menggali, mengubur tinja 🙏🏻). Dan selalu pastikan kalau itu bukan lembah yang berbahaya. Khawatir banjir bandang✅

****

Pertanyaan 3
Assalamu'alaykum... perkenalkan sy ety di makassar.
Alhamdulillah sdh 2x bercamping ria.
Yg pertama camping mandiri di rammang2 Maros Sulsel, salah satu pegunungan karst tersohor di dunia. Hanya persiapan fisik dan duit, konsumsi ngandalin warung. Pengalaman seru jelajah sawah, sungai, gua dan bukit kapur.
Yg kedua bersama keluarga yg semisi, anak2 dibekali dg outbond. Seru serasa energi ga ada habisnya.
Skrg kangen pengen camp lg, nunggu dedek lahir dan cari tempat yg kondusif.
Mabit di masjid jg mrpkn salah satu kegiatan camp di keluarga kami
( Ety Wahyuni- Makasar)

Jawab Teh Dini
Wa'alaykum salaam, bunda Ety
Alhamdu lillaah, wah seru ya
Senang deh kalau denger ada yang ketagihan nge-camp

***

Pertanyaan 4
Assalamualaikum... Bun Dini...  tempat camping yang enak, cocok buat anak2 dimana ya?
Terimakasih...
(indriana - Banten)

Jawab Teh Dini
Wa'alaykum salaam wa rahmatullaah,
bunda Indriana

Jika ini perdana, kalau melihat asal domisili bunda di Serang,
Sepertinya hutan pesisir pantai bisa dijadikan tempat camping
Kami belum eksplor daerah Serang 🙏🏻
Sependek ini, kami baru mengajak anak-anak mengenal wilayah sekitar  tempat tinggal


Pertanyaan 5
1. cara milih tenda yg baik bgmn ?
2. Anggota keluarga 5 org : 2 ortu, 2 anak laki (11 & 9th), anak perempuan (7th).
Apakah perlu dipisah tendanya ? Atau gpp digabung ?

Jawab Kang Sarip

1. Untuk tenda yang kapasitasnya banyak biasanya agak ribet dan berat, tapi untuk sekedar kemping yg deket bolehlah.
Pilih tenda yang kontruksi nya kuat tapi tidak ribet, double layer biasanya lebih mampu menahan air hujan sama angin.
Memang setiap tenda punya kelebihan dan kekurangan. Intinya cari yang lebih simple dan ringan tapi kokoh ✅

2. Anak anak kami  setelah beberapa kali camping sekarang sudah d pisah tenda, bahkan sekarang mereka g mau kalo kita numpang tidur d tendanya😜

***

Pertanyaan 6

1. Saya dan suami berencana ngajak camping anak2 liburan ini. Ini perdana bagi kami. Perlengkapan apa saja yg wajib dibawa kalo bawa anak2 umur 8 dan 4 tahun? Perlukah bawa perlengkapan masak? Lotion anti nyamuk? Dll. Lalu kalo perdana, baiknya cari lokasi yg seperti apa ya yang bisa memberikan kesan pertama yg indah buat anak2 😁
2. Fasilitas2 apa yg perlu dicek dari sebuah lokasi camping?
Terimakasih 🙏🏻
(Marlia- Depok)

jawab Teh Dini

1. Perlengkapan yang wajib dibawa,
Ini yang paling utama: Tenda
Perlengakapan pribadi: jaket, sleeping bag, kaos tangan,  kaos kaki, jas hujan, pakaian ganti lengkap yang mudah kering dan tidak kasar. Boleh bawa mainan kesukaan anak  yang biasa diajak main dirumah, peralatan mandi, buku cerita, peralatan mandi
Perlengkapan masak? Perlu banget bund.
Karena pada prinsipnya kita berkemah menanamkan kemandirian. Bagaimana cara kita beradaptasi di lingkungan yang bukan seperti biasanya dia temukan di rumah atau kehidupan sehari-harinya
Nyaman bukan berarti memindahkan suasana rumah ke alam. Tapi bagaimana caranya kita benar-benar bisa menyatu bersama alam
Lotion anti nyamuk?
Mangga ini mah sesuai kebutuhan anak dan ortunya, tapi selama ini kami belum pernah menggunakannya. Kami kenalkan resiko digigit nyamuk, dihisap lintah darat (pacet). Inilah yang kami sebut menyatu bersama alam. Bagaimana mengatasi hal tersebut dengan bahan yang alami, entah itu yang langsung didapat diarea kemping atau dibawa dari rumah
Tadi saya baru menyebutkan perlengkapan pribadi.
Dan ini perlengkapan umum selain tenda yang wajib dibawa saat camping.
Senter, Survival Kit, P3K, alat masak

2. Gangguan atau resiko yang ditemukan dialam bisa jadi media kita menumbuhkan fitrah belajar anak,
In sya Allah
Pilih lokasi atau medan yang tidak terlalu berat dan tidak terlalu jauh. Suhu alam tidak terlalu jauh dengan yang biasa dirasakan anak sehari-hari.
Baiknya ayah/bunda survey dulu atau cari info masalah medan dan cuaca
Jika niat campingnya bukan di area camping ground
Karena jaman now mah udah banyak fasilitas camping ground dengan berbagai macam menunya


***

Pertanyaan 7
Boleh tanya pertanyaan ttg ibadah gak? Bolehkah kalo saat kemping solat di jamak?

Jawab Teh Dini
Mangga teh
Sependek yang kami fahami dengan niat kami ke gunung untuk apa, boleh. Dan kami selalu menjamak qashar shalat.
Kasih tau ke anak, inilah shodakoh dari Allah untuk umat islam yang sedang ada dalam bepergian. Terimalah shadaqahNya

***

Pertanyaan 8
Assalamualaikum saya Dessy,
Mau tanya, cara melindungi tenda dari hewan2 seperti kalajengking, ular dll dkk masuk ke tenda bagaimana ya?

Jawab Teh Dini
Kelilingi sekitar tenda dengan garam. Pastikan tenda kita tidak dekat dengan sarang semut, dan lubang2 yang terindikasi rumahnya para hewan melata (misteri alam pisan ini mah😄)
Usahakan tenda juga jauh dari pohon yang sudah tua dan keropos
Tapi juga jangan terlalu jauh atau terpisah dari pepohonan
Hindari pasang tenda di area terbuka yang terisolasi dari pepohonan
Untuk ini jangan dibuat penasaran ya..
Atau dibuat coba2
Ini adalah ikhtiar untuk keamanan
Menghindari atau mencegah bahaya petir dan angin ✅

***

Pertanyaan 9
Anak Saya Laki- Laki remaja.
Bagaimana mengajak anak remaja yg enggan diajak kemping dan lebih milih main gadget yg katanya lebih asik.
Ketika diajak, jawabannya, males jalan, dan males capek
Bgmn menumbuhkan antusiasme nya?
(Dewi- Depok)

Jawab Teh Dini
Bagi yang belum pernah, bisa gali dulu pengetahuan apa itu alam? Apa itu gunung?
Buat pikiran kita untuk terus penasaran sampai pada akhirnya rasa  penasaran tersebut akan menggerakan kita dengan sendirinya untuk datang dan berkenalan secara langsung
Ini berlaku bagi siapa saja.

Dan untuk yang sudah kecanduan gadget pun, in sya Allah dengan sendirinya, bisa terbiasa mengurangi kedekatannya dengan gagdet.

Untuk menjawab malas dan cape.
Bagaimana kalau dicoba ditawarkan ke tempat camping yang gak usah pake jalan nanjak, misalnya camping di pantai. Buatlah anak penasaran!
Cukup bund, buat anak penasaran aja. Saya pikir usia tersebut harusnya lagi banget2 penasarannya tu.


Pertanyaan 10
Saya Ayu dari Tangerang
Saya sampai saat ini belum pernah camping, suami saya pernah sih, tapi acara sekolah duluu
Karena ga pernah, saya ngerasa kayanya bakal rempong banget dan belum kepikiran macem2nya, kaya belum siap gitu
Anak saya masih 10 bulan sih, tapi kayanya seru juga kalo bisa camping sama anak
Tapi ya itu, saya sendiri aja belom pernah
Gimana ya mempersiapkan diri sendiri untuk berani camping? Khawatirnya kalo saya sendiri aja belom berani, gimana mau ajak anak 😅
Atau mungkin ada masukan untuk emak emak camping yang newbie, kemana dulu untuk camping perdana?
(Ayu- Tangerang)

***

Jawab Teh Dini

Sama seperti jawaban di no 9

***

Pertanyaan no 11
Bolehkah share kegiatan apa saja yang sudah dilakukan keluarga Mas Sarip Saepudin dan Mba Dini bersama anak2 selama berkemah?
Adakah tips berkemah untuk ibu hamil?

(Ayesha- Jakarta)

Jawab Teh Dini
Kegiatan waktu camping mandiri.
Anak -anak diajak belajar aklimasi medan, prakiraan cuaca, navigasi alam, dan teknik dasar survival
Secara umum mountaineering dasar
Kegiatan waktu camping ceria.
Spontanitas aja gaya ala ala outbound dengan peralatan seadanya yang tersedia di area camping.
Dari mulai ice breaking, permainan leadership sampai permainan kerjasama
Sepertinya saya gak ada kapasitas menjawab bagaimana tips berkemah untuk ibu hamil. Kecuali kalau berkemahnya di area camping ground  kali ya.
saya sempat diajak hiking waktu hamil 6 bulan anak pertama tapi gak nge-camp.
Saya pikir ini bagaimana kondisi ibu hamilnya aja, karena kondisi kehamilan setiap ibu berbeda-beda


PENUTUP


momod Siwi
Baiklah,, Kantong saya dah kosong nich. Sepertinya juga dah pada Tidur nyenyak. Kita cukupkan sekian ya teh Dini  kang Sarip terima kasih untuk waktunya.
Alhamdulillah malam ini nambaah lagi ilmu perkempingannya.

Ada kata penutup ga teh? Buat bekal diingat2 kita kalau mau ngajak Ananda kemping?

Teh Dini
Giliran kakang yang kasih penutupnya mah,
Mangga kang Sarip

Kang Sarip

Alhamdulillah senangnya bisa ngobrol2 bersama ayah bunda semua disini.

Perlu diingat ayah bunda dalam mendampingi anak" kita di alam bebas perbanyaklah praktek bukan teori, contoh kecil ketika anak menuruni jalan menurun/curam/licin, pegang tangan anak lalu jalanlah dengan ritme yang pelan dan pastikan tumit kaki yg menopang badan kita, bukan dengan "awas jalanya licin" anak anak akan lebih bisa berhati hati dengan kondisi seperti itu kelak ketika mendapatkan medan serupa
Alam akan menggebleng kita tanpa henti dengan berjuta ilmu dan pengetahuan yang dititipkan-Nya
Alam  bukan untuk dilawan bukan juga untuk ditaklukan.
Ikuti skenario alam dengan cermat. Jangan memaksakan diri berkemah kalau alam memungkinkan banyak mengandung bahaya dan madharatnya bagi kita dan anak-anak.
Kurangi kesalahan manusia (human error)sekecil mungkin dengan persiapan matang.
Kecelakaan biasanya banyak terjadi ketika tujuan sudah tercapai. Masalahnya adalah terlalu percayadiri dan lalai.

momod Siwi
Woow....semoga bisa kami jadikan bekal buat persiapan kempiiiing menyenangkan dan aman bareng keluarga.
Sekali lagi, terima kasih untuk pasangan kita teh Dini  dan kang Sarip . semoga ilmu yang dibagikan ini selalu menjadi berkah. Amiin

Teh Dini
amiin...
Kami pamit undur diri, semoga bermanfaat untuk kebaikan semuanya
Jazaakumullaah atas undangannya. Senang bisa bersama semuanya disini 🙏🏻🙏🏻

Selamat ketagihan berkemah! 😄